Kapolres Maros Gandeng Ulama Perangi Hoaks dan Kejahatan Siber

MAROS – Pilkada di depan mata. Termasuk di Kabupaten Maros. Polres Maros menyambutnya dengan aktif mengajak masyarakat menciptakan suasana kondusif. Baik pada aktivitas di dunia nyata maupun maya. 

Khusus yang berkaitan internet, Polres Maros baru saja meluncurkan pogram DASI atau Da’I Siber Indonesia. Melibatkan para dai, ulama, hingga penyuluh agama. 

Mengapa DASI? Inisiator program, AKBP Musa Tampubolon yang juga Kapolres Maros menuturkan bahwa para dai, ulama, dan penyuluh agama itulah yang berperan besar dalam membentuk karakteristik masyarakat. Mereka adalah panutan dan pemimpin. Suara mereka dari mimbar sangat didengar dan diikuti. 

“Para tokoh agama kita ini juga yang punya posisi strategis dalam upaya memperkokoh sendi-sendi etika, moral, dan spiritual,” ujar Kapolres, Rabu, 23 September. 

Harapan Kapolres begitu besar. Agar masyarakat yang sebagiannya juga adalah warganet, semakin bijak dalam unggahan media sosial. Santun dan menyejukkan. 

Untuk menyukseskan program ini, para dai, ulama, dan penyuluh agama yang berjumlah 50 orang terlebih dahulu dibekali tambahan pengetahuan tentang internet. 

Era internet, kata Kapolres, mampu menghadirkan berbagai kemudahan. Membawa banyak manfaat sosial ekonomi. Namun, ruang lebar di dunia digital juga menjadi celah beredarnya informasi atau berita-berita bohong.

“Data Kemenkominfo semester pertama tahun 2020, ada sekitar 800.000 situs di Indonesia yang telah terindikasi sebagai penyebar informasi palsu,” kata Kapolres.

Ia menyebut internet telah salah dimanfaatkan oknum tertentu untuk keuntungan pribadi dan kelompoknya. Dengan cara menyebarkan konten-konten negatif yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Makanya Da’I Siber diyakini mampu menyuntikkan energi positif. Sebab, pesta demokrasi itu benar-benar sudah dekat. Event yang mesti dilalui dengan ruang gembira, damai, dan aman.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: