Beli HP Dengan Uang Palsu, Pemuda di Maros Diamankan Polres Maros

Maros,- Seorang pemuda asal Kelurahan Bajubodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, harus berurusan dengan Polsek Lau setelah nekad mengedarkan uang palsu.

Pria berinisial AN (22) diciduk Personil Reskrim Polsek Lau, usai membeli Handphone menggunakan uang yang dicetak sendiri mengunakan mesin printer.

Kejadian bermula saat AN bermaksud membeli Handphone milik Ferdiansyah (17) warga Dusun Lengkese, Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa melalui Facebook.

Keduanya kemudian sepakat untuk bertemu dan bertransaksi. Namun AN meminta agar pembayaran dilakukan di tempat yang gelap.

Awalnya, korban tidak curiga dan sepakat menjual Handphone kepada pelaku seharga satu juta dua ratus ribu rupiah, akan tetapi setelah kembali ke rumah, Ferdiyansah mulai curiga dan memeriksa uang yang Ia terima.

Setelah diperiksa dengan baik Ia baru tersadar telah tertipu dan dibayar dengan uang palsu. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi di Mapolsek Lau.

Setelah mendapat laporan dari korban, personil Reskrim Polsek Lau kemudian begerak cepat dan berhasil mengidentifikasi alamat pelaku

Meski sempat bersembunyi di rumah salah satu keluarganya, AN akhirnya berhasil diamankan bersama barang bukti mesin printer dan motor yang digunakan saat melakukan transaksi.

Saat diinterogasi, AN mengaku baru kali pertama melakukan tindakan tidak terpuji tersebut.

“Pelaku mencetak uang palsu pecahan seratus ribu, menggunakan kertas HVS dan mesin printer scan, “jelas Kapolsek Lau, AKP. Sulaiman dalam konferensi pers pada Rabu (13/01/2021) di Mapolsek Lau.

Lebih lanjut Kapolsek Lau menjelaskan bahwa saat diinterogasi pelaku mengaku belajar mencetak uang palsu dari situs YouTube.

Atas perbuatan nekadnya, AN kini terancam pasal 36 Undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang, dengan ancaman hukuman sepuluh tahun penjara.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: