Sekilas Mengenal Briptu Bustanil Patria, Polisi Remaja Yang Mapan dan Berdedikasi

Maros – Sulsel, Tiap Tahunnya Polri Mencetak Lulusan Bintara yang dibentuk sebagai Ujung Tombak Pelaksanaan Tugas Kepolisian Dilapangan.

Seluruh Polda Jajaran boleh dikata telah memiliki Sekolah Polisi Negara dan mencetak Personil Bintara Polri asal Putra Daerah masing-masing yang telah dinyatakan Lulus Terpilih pada seleksi penerimaan Anggota Polri.

Polres Maros sendiri sejak Tahun 2016 telah berhasil mencetak 32 Orang Putra Daerah yang dinyatakan sebagai peserta Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA. 2016 yang dilaksanakan di SPN Batua Makassar Selama 7 Bulan.

Dialah Briptu Bustanil Patria Kelahiran Ternate 12 Juli 1995 anak Pasangan Alm AKP Patria dan Ibu Hj. Yuliana yang salah satu dari 32 orang dinyatakan Lulus Mengikuti Pendidikan di SPN batua Makassar Tahun 2016.

Berbagai Prestasi yang diraihnya sejak mengikuti pendidikan kala itu sebagai bendahara Peleton serta ketua Tim Senam Pantai Losari Karya Kapolda Sulsel Era 2016 Irjen Pol Puji Hartanto.

Saat ini Briptu Bustanil yang akrab disapa Tanil bertugas di Polres Maros, sejak penempatan pertama sebagai Bintara Satuan Sabhara (Sat Sabhara) Kurang Lebih 1 Tahun bertugas dan selanjutnya dipercayakan Oleh Kapolres Maros bergeser di Bagian Reserse yang sebelumnya di Bagsumda

Berbagai Tugas yang diberikan kepadanya sebelum sebagai penyidik reserse yakni sebagai Bintara Operator Verifikasi Aplikasi News SIPP (System Informasi Personel Polri) dan Bintara Pelaksana Asministrasi Perosnil diantaranya : pengurusan Perkawinan, Pelatihan dan Rohani Mental.

Tidak Hanya Itu Briptu Bustanil juga kadang dipercayakan membawakan Acara pada Kegiatan Upacara resmi serta Pembaca Doa.

“Dalam Tubuh saya mengalir Jiwa Polri sejak Kecil, ayah saya adalah juga personil Polri, banyak mengembleng dan membina saya sejak kecil utamanya disiplin, tanggungjawab, tekun beribadah dan bersifat sosial Kepada sesama” Ucapnya saat di Konfirmasi.

Berbagai harapan yang ingin diwujudkannya setelah sepeninggalan ayahnya yang telah meninggal dunia 2016 lalu. Briptu Bustanil ingin membahagiakan ibu kandung dan adik-adiknya, dan paling utama ingin memberikan pengabdian terhadap nusa dan bangsa melalui institusi korps bhayangkara. Tuturnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *