Tim Berkerja Sepekan, Akhirnya Polisi Tangkap Pelaku Bakar Mayat di Maros, Ini Faktanya

Maros — Tak butuh lama mengungkap Kasus Pembuhunan dan Pembakar Mayat yang terjadi Jumat, (11/6/2021), ditemukan di Tompo Ladang, desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Propinsi Sulawesi Selatan.

Satuan Reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Maros diback up Resmob Polda Sulsel, berhasil menangkap tiga orang terduga pelaku pembunuhan dan pembakar mayat.

Walau identitas ketiga pelaku belum diungkap oleh polisi. Namun, ketiganya kini berada di Mapolda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolres Maros Akbp Musa Tampubolon, Sik., SH., Melalui Kasat Reskrim Polres Maros AKP Nico Ericson Reinnold, mengatakan dari hasil penyelidikan sementara, korban dibunuh oleh pelaku di salah satu hotel yang berada di kota Makassar.

Nico bilang, “Hotel tersebut dekat dengan pantai di Makassar. Kemudian, pelaku setelah membunuh korban membawa korban ke Mallawa dan dibakar. Usai membakar mayat korban, para pelaku bergerak menuju Kabupaten Bone. Disana mereka singgah sejenak di salah satu warung untuk menghilangkan jejak,” Selasa, 15/6/2021).

“Katanya pelaku bersih-bersih dulu kemudian selanjutnya kembali ke kota Makassar,” bebernya.

Lanjut Nico, Sebelum korban dibunuh oleh Pelaku, korban sempat mengirim pesan kepada keluarganya sekitar seminggu yang lalu, kalau korban sudah tidak bisa dihubungi setelah itu.

“Dari hasil pesan tersebut menjadi salah satu petunjuk bagi polisi untuk mengungkap pelaku pembunuhan ini,” ujarnya.

Soal motif pelaku menghabisi nyawa korban, saat ini masih diselidiki. Polres Maros juga sudah melimpahkan kasus pembunuhan ini ke Resmob Polda karena tempat kejadian perkara (TKP) awalnya berada di Wilayah kota Makassar, Jelas Nico.

“Kita sudah limpahkan kejadian tersebut. Kejadian di Makassar dan pelaku juga berdomisili diwilayah Makassar,” ungkap Nico.

Sebelumnya, mayat korban ditemukan dipinggir hutan oleh pemandu truk yang hendak melintasi Tompo Ladang, menuju Bone. Awalnya dikira sampah, setelah diperiksa ternyata sosok mayat laki-laki yang hangus terbakar, paparnya.

Sepekan kemudian, Polisi berhasil mengungkap identitas korban atas nama Rian warga Kabupaten Gowa, berusia 20 tahun. Identitas mayat itu juga telah terkonfirmasi ke pihak keluarga korban untuk memastikan pencocokkan sidik jari. Namun demikian, ia masih akan melakukan tes DNA untuk memastikan kembali ke pihak keluarga korban, Jelas Nico.

(@ldipnt28)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *